Info Lowongan Kerja Serang Terbaru

Pentingnya Etika yang Benar Saat Menghubungi HRD dalam Menanyakan Kepastian Soal Lamaran Kerja

Etika Menghubungi HRD Setelah Interview

0 225

Di dunia kerja, etika sangat mempengaruhi penilaian seseorang, seperti penilaian atasan kepada karyawan atau penilaian karyawan kepada karyawan lainnya.

Hal ini juga berlaku kepada HRD yang sedang merekrut seorang karyawan. Jika kamu sedang melakukan proses perekrutan oleh HRD. Apabila kamu tidak menerima kabar mengenai kelanjutan dari rekrutmenmu, kamu bisa melakukan follow up dengan cara menghubungi HRD.
Pastikan kamu memahami kondisinya, agar kamu menggunakan etika yang benar saat menghubungi HRD. Karena jika ada yang salah sedikit dari etikamu, kemungkinan HRD tidak lagi melirik kamu dan pastinya akan berujung kamu tidak diterima.

Setelah kamu selesai interview dan mendapatkan pernyataan seperti ini dari HRD,

“Selamat. Kamu diterima. Tunggu offering letter yang kami kirimkan ya dalam seminggu.”
Jika dalam waktu yang ditentukan HRD tidak mengabarimu, kamu bisa mengingatkan HRD dengan melakukan follow up, tetapi dengan etika yang benar ya. Jangan sampai kamu membuat risih HRD hanya karena etika kamu yang salah saat mengingatkan mereka. Oleh karena itu simak Tips & Trik berikut ini:

Follow up melalui email:
Hubungi HRD saat hari kerja dan juga pada jam kerja operasional antara jam 08.00-16.00.
Gunakan kata-kata yang baik dengan isi 2-3 paragraf saja. Setiap paragrafnya masing-masing berisi maksimal 5 kalimat.
Berikan kesan yang baik dan tidak memaksa agar nantinya HRD dapat merespon emailmu.
Saat menulis email jangan lupa untuk memperhatikan gelar penerima email. Karena itu kamu harus pintar-pintar dalam mencari informasi agar kamu dapat menulis email dengan mudah.
Hindari spam email yang akan membuat emailmu tidak akan dibaca oleh penerima email.
Selain melakukan follow up melalui email, kamu juga bisa melakukan follow up melalui telepon. Pastikan juga kamu memahami etika yang benar saat menelepon.

Follow up melalui telepon:
Hubungi HRD saat hari kerja dan juga pada jam kerja operasional antara jam 08.00-16.00.
Gunakan bahasa formal yang sopan dengan menggunakan retorika kata yang sesuai dengan kondisi kamu saat itu.
Jika kamu tidak dibalas dan diangkat oleh HRD, kamu harus menunggu dan beri waktu 2-3 jam lalu coba hubungi kembali.
Hindari menelepon terlalu sering dan jangan terrlalu sering menghubungi, setidaknya kamu cukup menelepon maksimal sebanyak dua kali.
Kedua cara diatas bisa kamu lakukan saat mem-follow up HRD. Akan tetapi apabila kamu tak kunjung direspon dan sudah menghubunginya sebanyak tiga kali, maka kamu harus move on. Dan jangan hanya menggantungkan satu perusahaan saja.

Kemungkinan besar jika kamu tidak kunjung mendapat respon, kamu masih belum memenuhi kualifikasi yang diminta. Artinya, kamu harus instrospeksi diri mengenai kesalahan yang kamu lakukan selama wawancara. Agar nantinya kamu bisa melamar ke perusahaan lain yang bisa menerima kamu.

Untuk calon pelamar yang sedang menjalani perekrutan, tetap semangat ya dalam mencari pekerjaan yang kamu inginkan dan jangan lupa untuk belajar dari kesalahan agar bisa menjadi lebih baik lagi Sukses selalu.

Leave A Reply

Your email address will not be published.